Salah satu faktor yang dapat meningkatkan mutu pendidikan adalah kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi informasi banyak membawa dampak kepada dunia pendidikan khususnya kepada anak-anak, baik positif maupun negatif. segi positifnya banyak sekali kita rasakan manfaatnya, namun segi negatifnya itulah yang perlu kita waspadai.
Hal ini dikemukakan juga oleh Bapak Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan pada pertemuan dengan Dewan Pendidikan dan seluruh pengurus Komite se- Jakarta selatan mulai dari SD,MI, SMP, M.Ts., SMA dan SMK di Gedung wali Kota Jakarta selatan. Beliau mengatakan bahwa: pengaruh negatif IT kepada siswa-siswa antara lain:
1. mulai runtuhnya sendi-sendi keagaman
2. Rusaknya kultur Budaya bangsa
3. Hilangnya nilai-nilai kebangsaan kita.
Fenomena ini menjadi tantangan buat kita semua, baik itu orang tua, pihak sekolah maupun pemerhati pendidikan.
Untuk mencegah agar tidak terjadi hal tersebut di atas maka lanju Bapak Wali Kota Jakarta Selatan mengatakan bahwa kita harus mengajarkan anak-anak kita supaya CERIA. arti dari ceria adalah:
1. C perpanjangan dari cerdas, dimana anak-anak kita mari kita arahkan agar anak-anak kita menjadi cerdas baik pengetahuan, emosional maupun cerdas spiritual.
2. E artinya adalah Energik dimana anak-anak kita mari kita ajak untuk supaya tidak loyo alias selalu bersemangat dengan cara menggalakan ekstrakurikuker di sekolah masing-masing dan kegiatan lainnya yang positif.
3. R arinya responsif, merespon sesuatu tidak semua anak bisa, kebanyakan anak sekarang cenderung cuek, untuk itu mari kita tanamkan kepada anak-anak kita tentang kepedulian terhadap keadaan di sekeliling kita sehingga kita merasa menjadi bagian dari lingkungan itu sendiri.
4. I artinya inisiatif dan inofatif, Kembangkan kemampuan siswa agar menjadi orang yang memliki inisiatif dan inovatif dalam kesehariannya. ide-idenya kita arahkan.
5. A ADALAH AGAMIS ATAU AKHLAK, artinya mari kta ajarkan anak-anak keagamaan dan nilai-nilai akhlak yang baik sesuai agamanya masing-masing. Misalnya di pagi hari sudah diberikan pencerahan dengan tadarusan, baca asmaulhusnah, atau tausiah dll, untuk yang non muslim bisa disesuaikan. Hal ini dapat kita laksanakan secara bersama-sama oleh semua pihak saling sinergi.
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di jakarta selatan, masukan dari beberaoa komisi komite adalah sebagai berikut>
1. Sinergi antara orang tua, pemerintah dan sekolah.
2. terpenuhinya sarana belajar dan terpenuhinya penunjang lainnya baik secara akademik maupun non akademik. Contohnya untuk yang non akademik ada masukan supaya Bapak wali kota menyediakan kolam renang berjalan
yang dapat dinikmati oleh anak-anak tanpa memerlukan lahan yang luas. Hal ini muncul karena kita tahu betapa semakin sempitnya lahan di sekolah-sekolah.
3. Kesejahteraan Guru terpenuhi, kita perlu mensyukuri bahwa guru sekarang kesejahteraannya sudah cukup baik.
4. secara periodik dan di jadwal Bapak Wali Kota selalu berkeliling berkunjung ke Sekolah-sekolah meninjau langsung keadaan sekolah secara keseluruhan sehingga kalau ada hal-hal yang kurang pas dapat langsung ditindak lanjuti.
5. Dan banyak lagi hal lain yang dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya di jakarta selatan.
Seperti penertiban tempat tempat ysng tidak sesuai pengguanaannya, menanan pohon 10.000 pohon setiap bulannya dan lain-lain. Masih banyak yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Kamis, 11 Februari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)

